PAKAIAN TRADISIONAL JEPANG (KIMONO DAN YUKATA)
Kimono (着物) berasal dari kata ki
berarti pakai, dan mono berarti barang yang artinya adalah barang yang di pakai.
Kimono merupakan pakaian formal tradisional Jepang yang sangat terkenal.
Berbahan tebal dan hangat, kebanyakan kimono mengunakan kain sutra yang
berkualitas tinggi karena itu biasanya harga kimono cukup mahal. Orang orang
jepang akan mengenakan kimono hanya di musim gugur dan musim dingin atau acara
acara formal, seperti acara minum teh dan upacara pernikahan dan lain lain yang
bersifat formal. Kimono biasanya memiliki desain yang sangat simple, elegan,
dan berwarna pastel. Untuk mengenakan kimono di perlukan waktu yang cukup lama
dan biasanya ada orang lain yang membantu mengenakanya karena kimono adalah
jenis pakaian yang berlapis lapis yang di sebut Nagajuban. Kimono termasuk
pakaian yang cukup berat, dan saat mengenakan kimono kita memakai sandal
bertumit di sebut Zori. Kimono sendiri memiliki bermacam macam jenis dan setiap
jenis kimono memiliki arti yang berbeda beda dan tidak semua wanita bisa
mengunakan semua jenis kimono sebagai contoh:
Kuromesode adalah jenis kimono yang paling formal, kainnya
berwarna hitam dan yang bisa mengenakannya adalah wanita yang sudah menikah. Irotomesude
adalah jenis kimono yang formal, kainnya berwarna dan yang bisa mengunakannya
adalah wanita dewasa yang sudah ataupun belum menikah. Furisode adalah jenis
kimono yang paling formal, kainya berwarna warni cerah dan bermotif yang
mencolok dan hanya wanita muda dan belum menikah saja yang boleh memakainya dan
masih banyak jenis jenis kimono seperti Homongi, Iromuji, Tsukesage, Komon,
Tsumugi dan Yukata.





Tidak ada komentar:
Posting Komentar